Saturday, January 2, 2016

TEKNIK ANALISIS DATA

          Teknik analisis data adalah sebuah teknik menelaah, mengelompokkan, menafsirkan dan verifikasi data agar karakteristik mudah dipahami seperti menjawab masalah-masalah dalam kegiatan penelitian. Berikut macam-macam teknik analisis data yang harus dipahami.




1.       Analisis Data Kualitatif
          Penelitian kuantitatif analisis data merupakan kegiatan setelah data dari seluruh responden atau sumber data lain terkumpul. Teknik dalam penelitian kuantitatif adalah menggunakan statistik. Terdapat dua macam statistik yang digunakan untuk analisis data dalam penelitian, yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. 

2.        Analisis Data Kuantitatif
      Penelitian kualitatif data yang diperoleh dari berbagai sumber  dengan menggunakan teknik  pengumpulan data yang bermacam-macam (triangulasi), dan dilakukan secara terus menerus  tersebut mengakibatakan variasi data sangat tinggi sekali. Data yang diperoleh pada umumnya adalah data kualitattif sehingga tekniik analisa yang digunakan  belum ada pola yang jelas. Oleh Karen itu sering mengalami kesulitan dalam melakukan analisis.
 
3.        Analisis Miles dan Huberman
          Miles dan Huberman mengemukakan aktivitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlansung secara terus menerus sampai tuntas sehingga datanya jenuh. Aktivitas dalam analisis data, yaitu data reduction, display, dan conclusion drawing/verification.

4.        Analisis Spradley
         Spradley membagi analisis dalam penelitian kualitatif berdasarkan tahapan dalam kualitatif. Proses penelitian berangkat dari yang luas, kemudain memfokus dan meluas lagi. Terdapat tahapan analisis data yang dilakukan dalm penelitian kualitatif yaitu analisis domain, taksonomi, komponensial, dan tema cultural.

5.         Analisis SWOT
         Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats). Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut. Analisis SWOT dapat diterapkan dengan cara menganalisis dan memilah berbagai hal yang mempengaruhi keempat faktornya, kemudian menerapkannya dalam gambar matrik SWOT, dimana aplikasinya adalah bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities)yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan (strengths) mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada, dan terakhir adalah bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mampu membuat ancaman (threats) menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru.

6.         Analisis Univarial
            Jenis analisis ini digunakan untuk penelitian satu variabel. Analisis yang digunakan yaitu data interval diubah menjadi data ordinal dengan membuat tingkatan.

7.         Analisis Bivarial
         Jenis analisis ini digunakan untuk melihat hubungan antara dua variabel. Kedua variabel merupakan  variabel pokok, yaitu variabel pengaruh (bebas) dan variabel terpengaruh (tidak bebas).


8.         Analisis Mullivarial
          Analisis jenis ini digunakan untuk melihat hubungan lebih dari dua variabel. Variabel bebasnya memiliki sub-sub variabel.
 
9.         Analisis Korelasi antar variabel
            Analisis korelasi dalam penelitian dilakukan untuk mengetahuihubungan antar variabel. Selain itu uji korelasi ini dilakukan, jika penelitian mengambil populasi secara keseluruhan yang dijadikkan sebagai sampel penelitian tanpa menggunakan ukuran besarnya sampel. Analisis korelasi ini yang digunakan dalam penelitian biasanya adalah korelasi dari Product-Moment dan korelasi parsial.

10.       Analisis Uji Regresi
Uji Regresi dilakukan untuk mengetahui pengaruh atau dampak antara variabel independent terhadap variabel dependent, maka dalam penggunaan analisis ini uji regresi ini dalam pengambilan sampel penelitian dari banyaknya populasi yang ada harus menggunakan ukuran besaran sampel. Selain itu, dalam menguji atau menggunakan uji regresi ini harus melalui persyaratan analisis regresi biasanya sering disebut dengan “Asumsi Klasik”. Uji asumsi klasik ini terdiri dari Normalitaslineritas, multikolinearitas, dan homosedatisitas


Sumber :
        https://id.wikipedia.org/wiki/Analisis_SWOT 
        http://www.academia.edu/8032367/ANALISIS_DATA_PENELITIAN_KUANTITATIF_ANALISIS_DATA            

No comments:

Post a Comment